MAKALAH
BAHAYA MEROKOK
Dosen Pembimbing : Ahmad Khusairi,S.kep.Ns.,M.kep
Di
susun oleh:
Khaliqatul Bariyah
14201.09.17028
Progam Study S1
Keperawatan
STIKES
HAFSHAWATY PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG
Pajarakan
– Probolinggo
2017
– 2018
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah
kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas segala limpah
rahmat dan hidayahnya. Sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah
ini, dan sholawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada proklamator
sedunia, pejuang tangguh yang tak gentar menghadapi segala rintangan demi umat
manusia, yakni Nabi Muhammad SAW.
Adapun
maksud penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas di STIKES Hafshawaty,
kami susun dalam bentuk kajian ilmiah dengan judul ”Bahaya Merokok” dan
dengan selesainya penyusunan makalah
ini, kami juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. KH. Moh.
Hasan Mutawakkil Alallah, SH.MM sebagai pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan
Genggong
2. Dr.
H. Nur Hamim, S.KM.,S.Kep.,Ns.,M.Kep sebagai ketua STIKES Hafshawaty Zainul
HasanGenggong
3.
Ns.
Shinta Wahyusari, M.Kep.,Sp.Kep., Mat sebagai Ketua Prodi S1 Keperawatan
4. Nafolion
Nur Rahmat S.Kep.,Ns.,M.Kep sebagai sekretaris.
5. Ahmad Khusairi,S.kep.Ns.,M.kep
sebagai dosen mata kuliah IT
6. Rizka
Yunita , S.Kep., Ns., M.Kep sebagai wali kelas prodi S1 Keperawatan
Pada
akhirnya atas penulisan materi ini kami menyadari bahwa sepenuhnya belum
sempurna. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati mengharap kritik dan saran
dari pihak dosen dan para audien untuk perbaikan dan penyempurnaan pada materi
makalah ini.
Probolinggo,12 Desember 2018
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ………………………………………………………………………..i
Daftar Isi ……………………………………………………………………………ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang ………………………………………………………….1
1.2
Rumusan Masalah ……………………………………………………….1
1.3
Tujuan…………………………………………………………………….1
1.4
Manfaat ………………………………………………………………….2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Merokok………………………………………………………3
2.2 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan………………………………………...3
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan……………………………………………………………….6
3.2 Saran……………………………………………………………………...6
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………...7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Dewasa ini rokok semakin gencar meluas
di berbagai tempat. Merokok merupakan aktifitas membakar tembakau kemudian
menghisap asapnya menggunakan rokok maupun pipa (Sitepoe, 2000). Rokok
merupakan sumber pemasukan bagi negara dan sumber kesempatan kerja, juga karena
di sebagian besar negara – negara sedang berkembang, dan untuk ini walaupun ada
sangat kecil dibandingkan dengan dana yang dipergunakan oleh perusahaan –
perusahaan rokok untuk memasarkan rokok.
Sebagian besar orang bisa meninggal
dikarenakan mengkonsumsi rokok dengan berlebih. Awalnya memang tidak terasa
sakit, tetapi semakin lama seseorang mengkonsumsi rokok, maka akan banyak
timbul berbagai penyakit dalam tubuhnya. Sebagian besar penyakit yang akan diderita
oleh orang yang merokok adalah penyakit yang umumnya tidak dapat disembuhkan.
Oleh sebab itu, atas dasar realita inilah penulis merasa tertarik untuk
membahasnya dalam bentuk makalah dengan judul “ Bahaya Rokok Bagi Kesehatan “.
1.2
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas penulis dapat menyimpulkan rumusan masalah sebagai
berikut:
1.
Apa
pengertian merokok?
2.
Bagaimana
bahaya rokok bagi kesehatan?
1.3
Tujuan
Penulisan
Berdasarkan rumusan
masalah di atas penulis dapat
menyimpulkan tujuan penulisan sebagai
berikut:
1.
Untuk
mengetahui apa pengertian merokok.
2.
Untuk
mengetahui bagaimana bahaya rokok bagi kesehatan.
1.4
Manfaat
Berdasarkan
rumusan masalah di atas penulis dapat
menyimpulkan tujuan penulisan sebagai
berikut:
1. Bagi institusi Pendidikan, hasil
makalah ini dapat dijadikan sebagai bahan bacaan di bidang kesehatan sebagai
bahan informasi.
2. Bagi pembaca dapat mengetahui dan
memahami mengenai bahaya merokok bagi kesehatan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Merokok
Merokok merupakan aktifitas membakar
tembakau kemudian menghisap asapnya menggunakan rokok maupun pipa (Sitepoe,
2000). Sumarno (dalam Mulyadi, 2007) menjelaskan 2 cara merokok yang umum
dilakukan, yaitu: (1) menghisap lalu menelan asap rokok ke dalam paru-paru dan
dihembuskan; (2) cara ini dilakukan dengan lebih moderat yaitu hanya menghisap
sampai mulut lalu dihembuskan melalui mulut atau hidung. Berdasarkan definisi
merokok yang telah dikemukakan di atas, disimpulkan bahwa merokok merupakan
suatu aktifitas membakar gulungan tembakau yang berbentuk rokok ataupun pipa
lalu menghisap asapnya kemudian menelan atau menghembuskannya keluar melalui
mulut atau hidung sehingga dapat juga terhisap oleh orang-orang disekitarnya.
2.2
Bahaya
Merokok Bagi Kesehatan
Merokok sudah merupakan hal yang biasa kita jumpai . Kebiasaan ini
sudah begitu luas dilakukan baik dalam lingkungan berpendidikan tinggi maupun
berpendidikan rendah. Merokok sudah menjadi masalah yang kompleks yang
menyangkut aspek psikologis dan gejala sosial. Merokok memang mengganggu kesehatan.
Diantaranya akan dijelaskan sebagai berikut:
1)
Penyakit
Kanker Paru
Bahaya
rokok bagi kesehatan paru secara tegas menyatakan bahwa rokok sebagai penyebab
utama terjadinya kanker paru-paru. Oleh karena itu, kebiasaan merokok harus
dihentikan. Mengingat tidak adanya obat yang manjur untuk menyembuhkan kanker
paru, tetapiobat – obatan dan oksigen yang diperlukan hanya untuk
meringankangejalanya saja Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan
fungsi saluran napas dan jaringan paruparu. Pada saluran napas besar, sel
mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia).
Pada saluran napas kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat
bertambahnya sel dan penumpukan lendir. Pada jaringan paruparu, terjadi peningkatan
jumlah sel radang dan kerusakan alveoli. Akibat perubahan anatomi saluran
napas, pada perokok akan timbul perubahan pada fungsi paruparu dengan segala
macam gejala klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit
obstruksi paru menahun (PPOM). Dikatakan merokok merupakan penyebab utama
timbulnya PPOM, termasuk emfisema paruparu, bronkitis kronis, dan asma.
Terdapat pula hubungan erat antara kebiasaan merokok,terutama rokok, dengan
timbulnya kanker paru. Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren,
dan uretan, dikenal sebagai bahan karsinogen. Tar juga berhubungan dengan
risiko terjadinya kanker. Dibandingkan dengan bukan perokok, kemungkinan timbul
kanker paru pada perokok mencapai 1030 kali lebih sering.
2)
Penyakit
Jantung Koroner
Banyak
orang mengira bahwa kanker paru merupakan bahaya terbesar akibat merokok.
Sesungguhnya, penyakit jantung koroner lah yang jauh lebih berbahaya. Banyak
penelitian telah membuktikan adanya hubungan merokok dengan penyakit jantung
koroner (PJK). Dari 11 juta kematian per tahun di negara industri maju, WHO
melaporkan lebih dari setengah (6 juta) disebabkan gangguan sirkulasi darah, di
mana 2,5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1,5 juta adalah stroke.
Survei Depkes RI tahun 1986 dan 1992, mendapatkan peningkatan kematian akibat
penyakit jantung dari 9,7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen
(peringkat pertama). Dengan demikian, merokok menjadi faktor utama penyebab
penyakit jantung koroner tersebut. Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung
koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer
sebagaimana akibat yang dihasilkan karbon monoksida. Efek berkepanjangan dari
karbon monoksida adalah bahwa jaringan pembuluh darah akan terganggu, menyempit
dan mengeras sehingga dapat mengakibatkan penyumbatan. Merokok terbukti
merupakan faktor risiko terbesar untuk mati mendadak. Risiko terjadinya
penyakit jantung koroner meningkat 24 kali pada perokok dibandingkan dengan
bukan perokok. Risiko ini meningkat dengan bertambahnya usia dan jumlah rokok
yang dihisap. Faktor risiko merokok bekerja sinergis dengan faktor-faktor lain,
seperti hipertensi, kadar lemak atau gula darah yang tinggi. Perlu diketahui
bahwa risiko kematian akibat penyakit jantung koroner berkurang dengan 50
persen pada tahun pertama sesudah rokok dihentikan. Akibat penggumpalan
(trombosis) dan pengapuran (aterosklerosis) dinding pembuluh darah, merokok
jelas akan merusak pembuluh darah perifer. Pembuluh darah yang melibatkan
pembuluh darah arteri dan vena di tungkai bawah atau tangan sering ditemukan
pada dewasa muda perokok berat, sering akan berakhir dengan amputasi.
3)
Penyakit
Mulut
Merokok
terutama dapat menimbulkan penyakit kardiovaskuler dan kanker, baik kanker
paruparu, oesophagus, laryng, dan rongga mulut. Kanker di dalam rongga mulut
biasanya dimulai dengan adanya iritasi dari produkproduk rokok yang dibakar dan
dhiisap. Iritasi ini menimbulkan lesi putih yang tidak sakit.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Merokok merupakan aktifitas membakar
tembakau kemudian menghisap asapnya menggunakan rokok maupun pipa (Sitepoe,
2000).Sebagian besar penyakit yang akan diderita oleh orang yang merokok adalah
penyakit yang umumnya tidak dapat disembuhkan. Tiga bahan dalam rokok yang
membahayakan bagi kesehatan yaitu nikotin, karbon monoksida dan tar.
Merokok sudah merupakan hal yang biasa kita jumpai . Kebiasaan ini
sudah begitu luas dilakukan baik dalam lingkungan berpendidikan tinggi maupun
berpendidikan rendah. Merokok sudah menjadi masalah yang kompleks yang
menyangkut aspek psikologis dan gejala sosial. Merokok memang mengganggu
kesehatan. Diantaranya akan dijelaskan sebagai berikut:
1.
Penyakit
kanker paru
2.
Penyakit
jantung koroner
3.
Penyakit
mulut
3.2
Saran
Dapat
diketahui dampak apabila seeorang itu merokok. Jika seseorang menawarkan rokok,
maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok karena
mereka hanya ingin menambah koleksi penyakit yang ada dalam tubuh. Jangan
dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikut
– ikutan merokok, karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras, mereka
sebenarnya ingin berhenti merokok. Beruntunglah bagi orang yang belum merokok
karena mereka termasuk orang yang smart dan sangat mencintai kesehatan.
DAFTAR PUSTAKA
Armstrong,
Sue. 1991. Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan . Jakarta : Arcan
Mandagi,
Jeanne. 1996. Masalah Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya serta Penanggulangannya.
Jakarta: Bina Darma Printing
Lindayani, Dyah Amiyah. 2017. Bahasa Indonesia. Edisi 3
Yogyakarta: CV. Ilmu Group
Tidak ada komentar:
Posting Komentar